Perang mempertahankan kemerdekaan Indonesia terjadi di Bali tahun 1946
dibawah pimpinan Gusti Ngurah Rai.Tepatnya pada 20 November 1946 terjadilah
pertempuran habis-habisan antara pasukan pejuang Republik Indonesia bernama
Pasukan Ciung Wanara pimpinan I Gusti Ngurah Rai melawan kaum penjajah
Belanda,di Banjar Kelaci, Desa Marga. Pertempuran ini terkenal dengan nama
Perang Puputan Margarana. Puputan, dalam bahasa Bali, berarti “habis-habisan”,
sedangkan Margarana berarti “Pertempuran di Marga”; Marga adalah sebuah
desa ibukota kecamatan di pelosok Kabupaten Tabanan, Bali.
Dalam perang tersebut I Gusti Ngurah Rai dan seluruh 1371 pasukannya
gugur di medan tempur melawan penjajah Belanda yang bersenjata lebih lengkap
dan berjumlah lebih banyak. Untuk mengenang jasa mereka, pemerintah Propinsi
Bali membuat sebuah monumen di daerah Tabanan Bali, yang dinamakan Taman Pujaan
Bangsa Margarana, di Kabupaten Tabanan, Bali.
Diabadikan
dalam uang
Ribuan nisan ini berisikan nama-nama pahlawan yang gugur dalam perang
Puputan Margarana. Dalam perang Puputan Margarana yang terjadi pada 20 November
1946, Kolonel I Gusti Ngurah Rai dan ribuan pasukannya tewas saat
bertempur melawan Belanda dengan senjata yang lebih lengkap dan jumlah pasukan
yang lebih banyak.
I Gusti
Ngurah Rai dan beberapa komandan
Selain batu nisan dan monumen, untuk mengenang jasa para pahlawan yang ikut
berperang melawan penjajah guna memperjuangkan kemerdekaan republik Indonesia,
di monumen nasional Taman Pujaan Bangsa Margarana juga terdapat tempat
penyimpanan senjata dan alat alat perang lainnya milik I Gusti Ngurah Rai dan
pasukan berani matinya, Ciung Wanara.
Untuk menghormati jasa-jasa beliau, nama I Gusti Ngurah Rai juga
kemudian diabadikan menjadi nama airport satu-satunya di Bali dan juga jalan
utama di Bali. Tidak lupa juga terdapat event di mana setiap tanggal 20
November terdapat upacara penyerahan surat sakti yang dilakukan oleh pasukan
ciung wanara yang dilakukan oleh siswa-siswa di Bali. Kemudian dari tanggal 19
– 21 November, di mana pada malam harinya terdapat carnival untuk memeriahkan
hari peringatan Puputan Margarana




Tidak ada komentar:
Posting Komentar